Sabtu, 20 Juni 2015

hidup adalah pilihan..

ketika kita dihadapkan oleh pilihan yang sulit, tentunya kita jadi berpikir apakah pilihan yang kita pilih tersebut baik atau buruk untuk kita. seperti yang sedang kualami saat ini. aku diantara ada dan tiada. seperti berjalan diatas roda yang terus menerus berputar. kita harus bisa mengimbangi putaran roda yang berputar tersebut. sialnya mungkin sekarang aku berada diroda yang paling bawah. tak tahu apa yang mesti aku lakukan. semua terlihat seperti memojokanku. semua hal, peristiwa, orang-orangnya pun seperti tidak berpihak padaku. apakah ini cobaan atau ujian yang mesti aku tempuh di dalam kehidupan ini. seperti kata orang bahwa hidup itu adalah sebuah pilihan. pilihan yang harus kita pilih. manis atau pahit pilihan tersebut harus kita terima. apapun itu, itulah hidup. hidup harus memilih. dimana pilihan yang kita pilih menjadikan kita berubah. beruntung jika perubahan itu kearah yang lebih baik. namun kadang kala pilihan yang kita pilih membawa kita pada keburukan pada diri kita. tapi apakah kita tahu, hal baik atau hal buruk yang menimpa kita apakah yang terbaik untuk kita. tapi apapun yang kita terima setelah kita melakukan pilihan itu harus kita hadapi dengan ikhlas. karena kita tahu Allah memberikan ujian kepada yang bisa lulus ujian tersebut. apalah daya manusia untuk menerimanya dengan penuh keikhlasan. setiap hal didunia ini diciptakan berpasang pasangan. ada baik ada buruk, ada pahit ada manis. kita tidak bisa terus terusan bahagia. kita pasti pernah mengalami kesedihan. yang terpenting dari semua itu adalah apakah kita bisa melewati semua itu dengan lulus. dengan penuh keikhlasan??
 tak tahu dengan apa yang kurasakan saat ini. gamang, gundah gulana aku hadapi semua kenyataan ini.
hidup adalah pilihan..
kita dengan pilihan yang kita pilih..
apapun yang akan terjadi nanti, aku harus ikhlas ya Allah. sebenarnya berat jika aku harus berhenti disini. berhenti memperjuangkannya. itu berarti dengan menyandangkan gelar pengecut di dada ini. tak pantas rasanya aku disebut laki laki jika aku harus melepaskannya. orang yang aku cintai. apakah aku memang tak pantas ya Allah. dengan segala kerendahan hati ini ya Allah...
Tolong pantaskan aku berada disisinya Ya Allah. aku mencintainya dengan segenap rasa yang aku punya. tak ingin rasanya jika aku harus melepasnya...
tak sanggup hati ini untuk kehilangan orang yang aku cintai..
tapi jika itu memang sudah jalan yang ditakdirkan untukku..
aku ikhlas..
aku harus merelakannya..
merelakannya bahagia dengan orang yang mencintainya.. yang mungkin bisa membahagiakan dirinya melebihi diriku..
tapi jika dia memang untukku..
maka mudah kanlah Ya Allah..
pantaskan lah diriku sehngga aku bisa membahagiakannya..
bisa saling berbagi rasa..
bisa saling mencintai di dalam ridho Mu..
yang mengikatkan kami dalam ikatan suci..
sampai maut yang bisa memisahkan kami..
I WILL ALWAYS LOVE U..
CN